Reportase dari Semarang (bagian pertama dari 3 tulisan)
Mengarung Malam, Menikmati Lumpia Cik Me Me

Pengantar :
Dari tanggal 21 23 Februari 2017, Pimpinan Redaksi www.kanreg13bknaceh.com berada di Semarang, Jawa Tengah, dalam rangka mengikuti Raker Renja BKN 2018. Berikut sedikit reportase yang sempat dicatat di sela-sela kesibukan dinasnya itu. Paling tidak, semoga reportase ini menghibur pembaca.

####

Saya sudah lama mendengar bahwa lumpia merupakan salah satu Kuliner khas Semarang. Karena sedang berada di Kota Semarang , malam ini pun saya bergerak memburu kuliner kota yang berpenduduk majemuk ini. Toko lumpia yang saya tuju adalah Lumpia Cik Me Me di Jalan Gajah Mada Kota Semarang. Toko lumpia ini termasuk diantara beberapa toko lumpia yang terkenal di kota ini.

Semarang memang kota lumpia. Sebutan ini tidak berlebihan. Sebab, malam ini saya menyaksikan hampir disetiap penjuru Kota Semarang bisa ditemui Kuliner ini mulai dari yang berharga sepotong-nya Rp 1.000 hingga Rp 12.000.

Menurut Darmuji, sopir taxi yang malam ini menemani saya, di kota ini, lumpia awalnya disebut sebagai loenpia ---- bahasa Cina, karena awalnya Kuliner ini produk rumahan Cina. Tetapi karena logat Jawa penyebut loenpia menjadi lumpia. Intinya, adalah merujuk pada sebuah penganan kecil berupa gulungan adonan dadar tepung terigu yang diisi parutan rebung, cincangan daging udang dan ayam, serta orak arik telur.


Sebetulnya, penganan lumpia ini juga bisa ditemui di kota-kota lain di Indonesia, seperti di Kota Jakarta, Bogor dan kota-kota lainnya terutama pada menu kafe. Termasuk di Warung kopi di Banda Aceh. Tetapi, isian gulungan dadar itu berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya.

Banyak yang mengatakan bahwa lumpia paling sedap adalah lumpia Semarang. Maka Tak lengkap rasanya ketika berkunjung ke Kota Semarang, tetapi belum mencicip penganan lumpia. Dan malam ini kesukaan saya memburu Kuliner mengantar saya dan teman teman ke Toko Lumpia Cik Me Me itu.

Sebetulnya apa sih istimewanya lumpia Semarang? Adonan isi lumpia Semarang sering disebut-sebut penyebab kelezatan penganan ini. Adonan rebung atau tunas bambu yang diracik sedemikian rupa inilah yang mengantar kepopuleran lumpia Semarang.

Lumpia Semarang dikemas dalam kulit lumpia yang terbuat dari dadar adonan tepung terigu yang digoreng, ketika disantap lumpia ini akan berbunyi kress, dan adonan isinya akan berebutan keluar sehingga Anda tak kuasa untuk tidak melanjutkan melahapnya.

Menyantapnya juga khas Semarang, yakni dengan saus kental yang terbuat dari tepun tapioka, gula jawa dan bawang putih. Kemudian, cabai rawit, acar mentimun, sayur selada dan bawang lokio. Sebagian orang bahkan menikmati lumpia Semarang ini, dengan sepiring nasi putih. Semua sama nikmatnya.

Lantas, bagaimana dengan variasi harga Rp 1.000 hingga Rp 12.000 untuk sepotong lumpia? Harga ini terjadi tergantung bahan baku yang digunakan. Untuk kualitas rebung, ada rebung yang berkualitas bagus, tidak berbau prengus dan menyisakan rasa kecut (asam). Demikian juga dengan adonan dadar atau kulit lumpia. Adonan dadar yang baik dan membuat harganya mahal adalah, kress ketika panas-panas sehabis digoreng, dan lunak menyerah di gigi ketika lumpia sudah dingin. Variasi harga juga tergantung pada racikan bumbu rahasia masing-masing pembuat lumpia.


Dari beberapa sumber yang kami tanya, Saat ini, lumpia Semarang yang nikmat adalah yang berharga Rp 8.000 hingga Rp 12.000 per potongnya. Lumpia dengan range harga ini, biasanya tidak menyisakan banyak minyak goreng ketika disantap. Ini karena kulit lumpia-nya mampu meniriskan minyak dan tidak membuatnya terperangkap bersama adonan isi.

Ada dua pilihan lumpia yang bisa kita pesan, yaitu lumpia goreng dan lumpia basah, keduanya sama-sama lezatnya. Sebagai penambah cita rasa lumpia dipadu dengan saus gula, bawang putih, acar mentimun, daun bawang merah, dan cabai. Acar dan daun bawang bisa mengurangi rasa manis rebung.

Lumpia semarang sering disebut juga loenpia semarang, adalah makanan semacam rollade yang berisi rebung, telur, dan daging ayam atau udang.

Cita rasa lumpia semarang adalah perpaduan rasa antara Tionghoa dan Indonesia karena pertama kali dibuat oleh seorang keturunan Tionghoa yang menikah dengan orang Indonesia dan menetap di Semarang, Jawa Tengah. Makanan ini mulai dijajakan dan dikenal di Semarang ketika pesta olahraga GANEFO diselenggarakan pada masa pemerintahan Presiden Soekarno .

Indonesia memang kaya kuliner, bukan hanya kaya tapi rasanya juga hanya dua macam: Enak atau Enak Sekali. Ya, lumpia Dan angin malam Kota Semarang malam ini membuat memori saya begitu mengkristal.

Terimakasih Semarang !.[].

Kisah Inspiratif

Spirit Sang Elang, Pesan untuk Pemimpin

Ada banyak sekali hal yang hilang begitu duduk di atas. Tawa ria yang bebas, hubungan tanpa jarak, manusia-manusia tulus yang datang tanpa kepentingan

Pejabat Moderat

Hai para rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik dan kerjakanlah amal yang shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan

Bosan Hidup

Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. Setengah botol diminum malam ini, setengah botol lagi besok sore jam enam.

Produk

Badan Kepegawaian Negara Regional XIII Aceh Secara Terus Menerus Selalu Mengembangkan
Produk Untuk Menunjang Layanan Kepegawaian Yang Lebih Baik

Kantor Regional XIII BKN Aceh

Jl. Sultan Iskandar Muda Gp. Gani Kec. Ingin Jaya Kab. Aceh Besar 23371
Telp. (0651) 8071007 | Fax. (0651) 8071016
kanreg13.bkn@gmail.com
http://fb.com/bknaceh
http://kanreg13bknaceh.com
530'49.5"N 9522'41.3"E